Tips Beternak Kalkun Dari Iwan Suryolaksono

s128, s1288, sabung ayam, adu ayam, laga ayam, agen sabung ayam, s128 sabung ayam, s1288 sabung ayam

Tips Beternak Kalkun Dari Iwan Suryolaksono

s128, s1288, sabung ayam, adu ayam, laga ayam, agen sabung ayam, s128 sabung ayam, s1288 sabung ayam

Sabung Ayam Online, Beternak ayam kampung atau ayam negeri sudah menjadi hal yang biasa dan sudah menjamur di mana-mana. Tapi, bagaimana dengan ternak ayam besar, misalnya saja ayam kalkun? Untuk mengawali usaha ternak ayam kalkun setidaknya dibutuhkan ilmu peternakan yang cukup untuk menghindari kerugian akibat matinya kalkun karena salah rawat. Untuk menunjang itu semua seorang peternak kalkun asal Ciwaruga, Bandung, Jawa Barat, sebut saja Iwan Suryolaksono menganjurkan selain manajemen perawatan yang baik dan benar infrastruktur pendukung seperti kandang juga harus dibangun sesuai dengan karateristik kalkun. Adu Ayam Online, Untuk kandangnya sendiri, kata Iwan, kalkun yang berumur 0-1 bulan  membutuhkan kandang boks seluas 1×1 m2, dengan tinggi 60 cm dan diberi penerangan lampu sebagai sumber penghangat. Kandang bisa menggunakan material bambu maupun kayu yang rapat.

Laga Ayam Online, Di usia 2-4 bulan, ayam dipindahkan ke kandang yang lebih besar dengan ukuran 1,5 m2, tinggi 120 cm dan sudah tak memerlukan lampu penghangat. Dengan ukuran tersebut bisa  diisi 5-6 ekor kalkun. di usia 2-4 bulan, kalkun sengaja masih disatukan dalam kandang koloni karena dibesarkan dalam kandang individu dapat memicu stress yang berakibat kematian. Ayam Jantan, Ayam Tarung

Kalkun baru bisa hidup soliter setelah usia 4 bulan. Setelah usia 4 bulan pisahkan kalkun menurut jenis kelamin dan usia. Buat kandang ukuran lebih besar dengan sekat 1 kandang berisi 1 ekor kalkun.

Langkah selanjutnya adalah menentukan jenis kelamin kalkun untuk memudahkan proses perkawinan. Jika pada unggas lain sering dilakukan dengan mengamati kloaka (lubang dubur), maka pada ayam kalkun lain lagi. Pada kalkun jantan ada semacam benjolan di leher. Para peternak seperti Iwan biasa menamai benjolan ini dengan nama puser atau pusar. Pusar ini berupa tonjolan yang kelak akan ditumbuhi rambut. Jika terdapat tonjolan, dapat dipastikan kalkun tersebut adalah kalkun jantan.

Langkah keempat yang harus diperhatikan dalam beternak kalkun ialah asupan pakan. Menurut Iwan, dalam 1 hari alangkah baiknya kalkun diberikan pakan 4 kali. Komposisi pakan bisa  berupa daun kelor, kedebog pisang, sawi, dedak dan konsetrat dengan perbandingan 30-30%. Rajang sayuran hingga halus lalu aduk rata campurkan sedikit air. Terakhir adalah cara merawat telur ketika kalkun mulai berproduksi. Kalkun akan bertelur sebanyak 1 butir per hari, dengan  masa pengeraman 24-28 hari. Perawatannya agar telur kalkun bisa menetas ialah dengan cara dierami menggunakan mesin tetas dengan suhu 37-38 °C.

Demikian pejelasan mengenai tips beternak kalkun dari iwan suryolaksono dan semoga bermanfaat untuk semua kalangan pecinta ayam. Sekian dan terima kasih.